Munung, dalam 2 hari ini desa munung di ramaikan dengan aktifitas lalu lalang tim dari BPBD, Basarnas/SAR, dalam upaya pencarian korban perahu hanyut di dusun Klaci-sentanan, pada hari sabtu kemarin 29/2/2020, nampak juga babinsa
Koramil jatikalen eli harsono dan beberapa relawan serta masyarakat, siaga memantau sungai brantas untuk kemungkinan korban hanyut sampai di titik ini, beliau berjaga sejak hari minggu 1maret 2020.
Selaku babinsa desa munung beliau kebagian sampur bertugas di sini, untuk siaga dan stanbay melakukan pengawasan dan mendengarkan jika ada info terkait pencarian korban perahu hanyut kemarin, dalam melaksanakan tugasnya beliau juga berkoordinasi dengan pemerintah desa munung.
Hal ini juga ditindak lanjuti oleh kepala desa munung bpk sudarmanto dengan memerintahkan beberapa perangkat desa untuk membantu pak babinsa dalam penjagaan di tambatan perahu,
Senin, 2 maret 2020 -+ pukul 09:15 wib ada info penemuan mayat mengambang di sungai oleh salah satu perangkat desa (sdr Muryanto), beliu segera memerintahkan beberapa perangkat yakni, suyono (jogoboyo), bayan imam, muryanto, kasun 3 M. Misbachul huda dan kaur Sugiatmo untuk segera ke lokasi, dan beliau sendiri, tujuan beliau memerintahkan adalah untuk membantu tim yang ada, " ini memang di luar tugas keseharian kita sebagai perangkat desa, tapi kita wajib membantu karena kebetulan korban di temukan di desa kita" ucap beliau setelah memberi perintah.
Beliau sendiri juga terjun langsung ke lokasi dan segera menghubungi kapolsek jatikalen tentang penemuan korban perahu hanyut, mengendalikan masyarakat yang ingin melihat langsung agar tim dari basarnas mudah untuk segera mengevakuasi korban, membantu memberi keterangan tentang kejadian penemuan korban dan juga informasi lainya.
Salah satu korban perahu hanyut adalah serda Dadang anggota TNI, hal ini juga mengapa banyak anggota berbaju doreng juga ikut dalam usaha pencarian korban, hal ini juga menyita perhatian Komandan Kodim sendiri hingga terjun langsung ke lokasi penemuan korban Serda Dadang.
Sinergi antar elemen yang ada dan masyarakat memudahkan proses evakuasi korban. (By : Kang Bahar)